* WELCOME *
- click the words for navigation -
Banyak orang berkata bahwa aku adalah orang yang setia. Tapi sedikit sekali orang yang berkata bahwa aku sakit. Bahkan mungkin hanya ada dua atau tiga orang yang tau termasuk diriku sendiri bahwa aku memang benar-benar sakit.
Orang tidak pernah tahu, bahwa dibalik kesetiaanku banyak sekali air mata yang terbuang hanya demi sebuah kesetiaan.
Orang juga tidak akan tahu apa yang telah aku korbankan untuk mempertahankan kesetiaan itu.
Aku ingin bertanya, apakah memang harus seperti itu untuk mempertahankan kesetiaan?
Apakah semua orang juga melakukan hal yang sama denganku? Menyakiti dirinya sendiri dan terus berbohong pada diri sendiri?
Aku ingin tau, apakah aku sudah melakukan hal yang benar atau justru hal yang salah?
Kalau memang benar, kenapa aku merasa ini sangat berat dan menyakitkan? Dan aku juga telah melewatkan banyak hal yang seharusnya menjadi kesenanganku. Bahkan aku selalu membohongi diriku sendiri untuk menunjukkan betapa besar kesetiaanku.
Tetapi kalau salah, kenapa orang justru mengakui kehebatanku dalam hal kesetiaan?
Selama bertahun-tahun yang lalu, sampai empat bulan lalu aku masih beranggapan apa yang aku lakukan ini adalah benar. Tapi saat itu aku sudah sadar bahwa aku sakit. Hanya saja aku tidak mau merubah apapun dalam diriku agar aku bisa sembuh. Sampai akhirnya aku merasa aku harus keluar dari kehidupanku yang lama. Aku harus berani. Semua ini bukan untuk siapa siapa tapi untuk aku sendiri. Sudah saatnya aku mulai mencintai diriku sendiri dan menghargai apa yang aku miliki. Aku ingin menjadi orang yang baru.
Tetapi..............
Untuk menjadi orang yang baru, ada satu yang tidak bisa dirubah. Aku harus tetap bersamanya. Walaupun aku tau ini nantinya akan sangat menyakitkan. Memang kelihatannya aku tetap saja bodoh terus mengulangi hal yang sama. Tapi apakah menjadi orang yang baru harus dengan orang yang baru juga?
Kalau ada orang bertanya, Apa kamu tetap mau seperti itu?.
Aku pasti menjawab, Tidak.
Jika orang itu bertanya lagi, Kalau tidak, kenapa kamu masih tetap mempertahankannya?
Dan aku akan menjawab, Banyak alasan kenapa aku harus tetap bersamanya. Dan orang lain tidak perlu tahu itu apa.
Kalau orang itu masih penasaran dan bertanya lagi, Apakah benar kamu tidak ingin melepaskannya?
Aku akan menjawab, Aku ingin melepaskannya. Tapi aku tidak bisa. Apa yang harus aku katakan?? Tidak ada alasan apapun untuk mengakhirinya. Apakah aku harus mencari-cari alasan? Ataukah aku harus mengungkit ungkit kejadian masa lalu? Tidak mungkin. Dan lagi, aku belum tau apakah aku benar-benar tidak lagi menyayanginya.
Sejak aku lahir sampai sekarang namaku tidak pernah berubah.
Tetap Sita K. Arum (panggilannya bisa Sita, Tita, Tata, Ita, Chithong, Paimin, Gemol, Waham...wes apa ajah deh). Dan aku dilahirkan di Pasuruan tanggal 18 Februari 1984.
Aku orangnya biasa-biasa saja. Tidak ada yang istimewa. Aku selalu membuat kotak-kotak dalam kehidupanku. Satu untukku, satu untuk keluargaku, satu untuk teman-temanku, dan masih banyak kotak-kotak yang lain.
Aku sangat tidak suka membicarakan sebuah permasalahan. Aku selalu membiarkan orang lain menebak apa yang aku pikirkan. Kalau mereka tau apa yang aku pikirkan, aku akan berkata trima kasih. Dan jika orang tidak mengerti apa yang aku pikirkan, aku juga akan berkata terima kasih.
ngelamun, ngerjain orang, en ngabisin duit
* Hates *dimusuhin, didiemin, menunggu, termasuk nunggu balesan sms
* Wishes *semoga hari esok lebih baik dari hari ini

* Tag me *
* Thanks to *
[ Layout designed by Peculiar_Purple]
[ Image @ Ignatieva
Anna]
[ Skins @ BLogskins]
[ Blogger @ Blogger]
[ Tagboard @ Tagboard]